KEDIRI, PERHUTANI (30/12/2024) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri bersama Universitas Islam Kadiri (UNISKA) dan Stakeholder terkait melakukan aksi penanaman pohon bersama dengan tema ” Ndeder Wrekasa Tumuju Mulyaning Alam Lestari ” ( Bertanam Pohon Menuju Kemuliaan Alam Abadi ) di Petak 149B dan 148-1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pandantoyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pare, area menuju Gunung Kelud, Desa Sugih Waras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, pada hari Sabtu (28/12).
Dalam kesempatan tersebut hadir Perum Perhutani KPH Kediri diwakili KRPH Pandantoyo Sigit Hermanto, Dosen UNISKA Tarwa Mustopa dan Imam Habibi, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, Muspika Ngancar, Pj. Kades Sugih Waras Mariana Dwi Noventi, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Lestari Saino dan Mahasiswa – Mahasiswi Universitas Islam Kadiri.
Asisten Perhutani (Asper) KBKPH Pare, Kusno dihubungi secara terpisah mewakili Administratur Perhutani KPH Kediri menyampaikan “terima kasih kepada Universitas Islam Kadiri yang berinisiasi untuk melakukan reboisasi / penanaman pohon di sepanjang jalan arah Gunung Kelud. Lokasi penanaman tersebut merupakan salah satu obyek wisata alam Gunung Kelud yang dikenal sebagai ikon Kabupaten Kediri yang lokasinya berada dalam kawasan hutan Perhutani KPH Kediri”, ujarnya.
Harapan kedepan empat sampai lima tahun pohon yang ditanam tersebut tumbuh hijau dan mampu menjaga kelestarian alam serta menjadi pemandangan yang indah sepanjang jalan wilayah wisata Gunung Kelud dan sekitarnya, tambah Kusno.
Sementara itu Tarwa Mustopa perwakilan dari Universitas Islam Kadiri menyampaikan “terima kasih kepada Perhutani dan tamu undangan lainnya yang telah hadir, bahwa dalam rangka pelestarian lingkungan hidup dan himbauan penggiat lingkungan hidup, pihaknya bekerjasama dengan Perhutani KPH Kediri melakukan kegiatan Penanaman Pohon di area Gunung Kelud sebanyak 160 plances dengan jenis tanaman Matoa, Alpukat, Pete, Jambu, Beringin, Kepuh, Karet Bulu, Jati Belanda, dan Kemiri”, ungkapnya.
Menurutnya penanaman yang dilakukan disepanjang jalan menuju Wisata Kelud untuk keperluan konservasi alam dan juga sebagai penyedia makananan bagi satwa yang ada disekitar lokasi tersebut, jelas Tarwa Mustopa.
Di akhir acara ada penyerahan Sertifikat Pemateri dari Universitas Islam Kadiri yang diberikan oleh Ketua Pelaksana Bayu Aji Pamekas kepada Perhutani yang diterima oleh KRPH Pandantoyo Sigit Hermanto. Pentingnya menghargai alam, lingkungan, dan hutan, yang merupakan tanggung jawab kita bersama, pesan singkat Sigit.(Kom-PHT/Kdr/Ton).
Editor:Lra
Copyright©2024