"Loading..."

Administratur Perhutani Jadi Narasumber Architecture Agroforestry 2020 di Bandung

BANDUNG SELATAN, PERHUTANI (13/11/2020) | Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Selatan, Tedy Sumarto didapuk menjadi salah satu narasumber pada event nasional Architecture Agroforestry 2020 di Gravfarm Ciwidey, Rabu (11/11).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Gravfarm Ciwidey Lucy Tedjasukmana dan sejumlah undangan yang berasal dari pelaku usaha dan koperasi diantaranya Indra Wibowo dari Coger Coffee, Alfred dari @hadekopiindonesia, Nopa Suryono dari Koperasi Alko Kerinci, Zenza Idfi Permana dari Koperasi Gunung Luhur Berkah, Yusuf Bimantara dari Binaan Bank Iondonesia, Komala dari Ratu Asih, Warli Koswara dari Klaster Kopi Cigalontang, Satrea Amambi dari Wanoja Coffee, Triyono dan Ramadhan Pratomo dari Koperasi Koerintji Bersama, Kerinci, Yosef Rande dari Koperasi PPKT Toraja, Patola dari Koperasi Benteng Alla, Enrekang, Heribertus Nono dari Koperasi Sekunder MPIG Arabika Flores Bajawa dan Stefanus Nahas dari Koperasi Asnikom, dan sejumah undangan lainnya..

Dalam kesempatannya Administratur KPH Bandung Selatan, Tedy Sumarto menjelaskan bahwa kopi dari hutan Perhutani sudah dikenal luas dengan rasa yang khas seperti kopi Ciwidey, kopi Pangalengan, kopi Gunung Halu, bahkan kopi dari Gunung Puntang pun pernah menjadi juara festival kopi di Jerman.

Tedy Sumarto menyambut baik kegiatan semacam ini sebagai ajang diskusi untuk menampung saran-saran dari pegiat perkopian di Indonesia. Selain itu, Perhutani juga membuka seluas-luasnya pintu kerja sama dengan pihak manapun dalam pemanfaatan hutan di bawah tegakan untuk ditanami kopi, mengingat potensinya yang menjanjikan.

Sementara itu Ketua Gravfarm Ciwidey, Lucy Tedjasukmana mengatakan, “Semboyan dari Gravfarm adalah istimewa dalam keanekaragaman. Ini sebagai cerminan keragaman rasa kopi Indonesia dari berbagai kalangan petani yang menanamnya dari barat sampai timur Indonesia. Setiap ekosistem dan tanah di Indonesia telah diciptakan untuk berbagai jenis tanaman kopi. Sedangkan misi Gravfarm adalah meningkatkan mutu kopi, jumlah dan harga pasar, merupakan forum sebagai mediator dan sebagai tempat pembelajaran mengenai perkopian. Hal tersebut sangat cocok dengan kegiatan yang berlangsung pada hari ini.” (Kom-PHT/Bds/Sgy)

Editor : Ywn
Copyright©2020