Jppn.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menginstruksikan seluruh perusahaan plat merah supaya tidak terlalu bermewah-mewahan dalam mengadakan suatu acara. Terlebih untuk kegiatan yang sifatnya seremonial belaka, Dahlan meminta acara itu tak digelar dengan dana besar.

“Kita (BUMN-red) perlu membagi acara dalam beberapa level, seperti acara formal dan acara simpel yang tidak mengundang pihak lain,” papar Dahlan di sela-sela acara MoU antara Perhutani dengan Semen Indonesia di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (17/7).Dahlan pun mencontohkan acara yang tergolong acara simpel, seperti acara penandatanganan kerjasama (MoU) antar BUMN. Menurutnya, kegiatan seperti itu tidak perlu diadakan secara berlebihan, termasuk menghadirkan pembawa acara atau master of ceremony (MC) secara khusus.
Menurutnya, tugas MC bisa dikerjakan oleh Dirut BUMN yang bersangkutan. Dengan demikian, dana untuk menggelar acara seremonial pun bisa dihemat.
“Dalam acara ini tuan rumahnya boleh siapa saja, boleh dari Perhutani atau Semen Indonesia, terserah. Misalnya Dirut Semen, seharusnya dia tetap berdiri terus di depan sekaligus jadi MC. Kalau ada MC kayaknya terlalu diada-ada kan, sehingga tidak efisien,” tutur mantan Dirut PLN ini.
Ditambahkannya, langkah penghematan itu juga sebagai gebrakan. “Ini cermin penyederhanaan. Ini terobosan baru, ini pikiran-pikiran baru. Gak perlu mewah buat acara,” imbuhnya. (chi/jpnn)
http://www.jpnn.com/read/2013/07/17/182365/Dahlan-Iskan-Minta-BUMN-Berhemat-Gelar-Acara-Seremonial-
jpnn.com | 18 Juli 2013 | 05:59