"Loading..."

Direktur Utama Perhutani Resmikan Re-Lokasi dan Pembangunan Sarpra SEETF di Sentul Bogor

BOGOR, PERHUTANI (07/10/2020) | Bertempat di Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF) Bogor, Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro didampingi oleh Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor Ahmad Rusliadi selaku tuan rumah acara melaksanakan peresmian atas dimulainya re-lokasi dan pembangunan Aula terbuka Rasamala dan pembangunan drainase di SEETF Bogor, Selasa (06/10).

Hadir pada acara tersebut Director of Korea Indonesia Forest Center (KIFC) Lee Sung-gil, Direktur Perhutanan Sosial dan Plt. Direktur Operasional Natalas Anis Harjanto, dan Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Amas Wijaya.

Pada kesempatan itu Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro menyampaikan ucapan terima kasih atas undangannya dalam rangka relokasi wisma Rasamala dan pembuatan aula kecil yang sangat bermanfaat untuk para pengunjung agar mengetahui tata cara pengelolaan hutan di Indonesia.

“Kami berterimakasih dan membuka diri jika kita akan bekerjasama tentang hal yang lebih luas lagi. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada KIFC yang telah sangat peduli. Dan kami berkomitmen untuk selalu mensupport setiap kegiatan kerja sama yang telah disepakati untuk kemajuan yang lebih baik lagi kedepannya. Semoga semua yang kita kerjakan hari ini bisa membawa manfaat untuk kemajuan pengelolaan hutan di Perhutani dan di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wahyu Kuncoro menambahkan bahwa dengan luasan lokasi SEETF sekitar 600 hektar dengan posisi yang sangat strategis dekat dengan Ibu Kota Jakarta merupakan potensi besar untuk dikembangkan lagi.

“Lokasi SEETF sesuai RoD (Resume  of  Discus) sebesar 630 hektar, dengan lokasi yang sangat strategis karena dekat dengan Ibu Kota Jakarta. Sehingga menjadikan tantangan buat kita untuk selalu meningkatkan infrastruktur dalam pengelolaan SEETF yang menjadi perhatian kita untuk kemajuan perkembangannya,” tambahnya.

Sementara itu Director of KIFC, Lee Sung-gil menyampaikan bahwa kerjasama Korea dan Indonesia sudah berlangsung sangat lama sejak 50 tahun yang lalu. Ia mengucapkan terima kasih atas pengelolaan dan promosi lokasi SEETF oleh Perhutani yang terbilang sangat sukses.

“Sejak diresmikan, kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas pengelolaan dan promosinya terhadap SEETF, lokasi ini memegang peran penting sebagai percontohan pengelolaan hutan dan ekowisata secara lestari. Jumlah pengunjung meningkat setiap tahunnya dan berbagai program disediakan untuk pengunjung dengan memuaskan sehingga pengunjung mendapatkan kesan yang baik setelah berkunjung,” ungkapnya.

Lee menambahkan pihak KIFC sangat senang dan memberikan dukungan secara berkelanjutan untuk SEETF. KIFC dan Perum Perhutani bekerjasama untuk membangun aula terbuka Rasamala pada tahun 2015 dan membangun jembatan pada tahun lalu, dan tahun ini akan merelokasi aula terbuka Rasamala dan membangun satu aula terbuka berukuran kecil serta saluran air. (Kom-PHT/Bgr/Dn)

Editor : Ywn
Copyright©2020