SUKABUMI, PERHUTANI (20/12/2024) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi bersama Badan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK) melakukan koordinasia terkait kerjasama strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan hutan di wilayah Sukabumi. Koordinasi kegiatan kerja sama ini dilakukan pada Rabu (18/12) di Kantor Pusat Standardisasi Instrumen Pengelolaan Hutan Berkelanjutan (PUSTARHUT) Kota Bogor.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Plt. Administratur KPH Sukabumi, Ade Sugiharto beserta jajaran; Kepala Pusat Standarisasi Instrumen Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, Wening Sri Wulandari; serta perwakilan dari BSILHK.
Plt. Administratur KPH Sukabumi, Ade Sugiharto menjelaskan bahwa kerjasama ini mencakup berbagai kegiatan, termasuk transfer pengetahuan dan teknologi, penyediaan bibit, penjagaan dan pengamanan aset bangunan, serta publikasi dan diseminasi hasil penyusunan standarisasi, instrumen penelitian, pengembangan, dan inovasi. Dalam jangka panjang, diharapkan kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif terhadap kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kami sangat antusias dengan kerjasama ini karena akan membawa banyak manfaat bagi kelestarian hutan dan masyarakat di Sukabumi,” ujar Ade.
“Dengan dukungan dari BSILHK, kami yakin dapat meningkatkan kualitas pengelolaan hutan serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam,” tambahnya.
BSILHK juga menyatakan komitmennya untuk mendukung Perhutani KPH Sukabumi dalam mencapai target-target pengelolaan hutan yang berkelanjutan. “Kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan pengelolaan hutan yang lebih baik, serta membangun model pengelolaan hutan yang dapat ditiru oleh daerah lain,” kata Wening Sri Wulandari, Kepala Pusat Standarisasi Instrumen Pengelolaan Hutan Berkelanjutan.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan pengelolaan hutan di Sukabumi dapat dilakukan dengan lebih baik, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi saat ini dan yang akan datang. (Kom-PHT/SKB/BG)
Editor:EM
Copyright©2024