INDRAMAYU, PERHUTANI (27/12/2024) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu bersama Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan memulai program Kick Off Penanaman Perdana Padi Gogo di kawasan hutan Perhutani petak 40d, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bantarhuni, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sanca, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu, pada Selasa (24/12).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mendukung optimalisasi lahan kering guna mendukung produksi padi gogo.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Perkebunan Heru Triwidarto, Direktur Perbenihan dan Perkebunan Ela Rusmiati, Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat, Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi Publik, Kepala Seksi Madya Perencanaan Pengembangan Bisnis Perhutani KPH Indramayu Karsim beserta jajaran, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kroya, Kepala Desa Sukaselamet Rajudin beserta perangkat desa, para kelompok tani dari Desa Sukaselamet dan Cikawung, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Administratur KPH Indramayu, melalui Karsim, menyampaikan dukungan penuh dari Perum Perhutani terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan.
“Padi gogo sangat cocok ditanam di wilayah Hutan Pangkuan Desa Cikawung karena lokasi ini merupakan lahan kering dan agak berbukit. Kami siap membantu menyiapkan lahan untuk mendukung program ketahanan pangan dalam rangka mengatasi krisis pangan nasional,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Pelaksana Harian Dirjen Perkebunan, Heru Triwidarto, menyampaikan apresiasinya kepada Perhutani KPH Indramayu atas dukungan yang diberikan.
“Program ini bertujuan untuk mengembangkan padi gogo sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan. Kami melibatkan masyarakat penggarap di kawasan hutan Perhutani untuk mendukung kegiatan ini. Padi gogo sangat cocok untuk lahan tadah hujan dan bisa dimanfaatkan sebagai tanaman sela. Kami berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan,” pungkasnya. (Kom-PHT/Idr/De)
Editor:EM
Copyright©2024