"Loading..."

Kerap Gagalkan Pencurian Jati Petugas Perhutani Dianiaya

Hutan memiliki fungsi strategis dan vital bagi manusia karena hutan adalah sistem penyangga kehidupan. Namun demikian, menjadi petugas pengamanan hutan ternyata menghadapi resiko tinggi atas keselamatan jiwa.

Demikianlah yang harus dihadapi oleh Sumani, 44, seorang Polisi Hutan Teritorial (Polter) yang bertugas di wilayah BKPH Mulyoagung, KPH Parengan. Kemarin, Kamis (18/4) sekira jam empat sore, Sumani yang saat itu sedang berboncengan sepeda motor bersama istrinya menuju Dukuh Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Tuban, JawaTimur, tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang menggunakan batangan kayu dan senjata tajam.

Data yang berhasil dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), menyebutkan Sumani sempat terkena pukulan kayu bertubi-tubi sehingga mengalami luka cukup serius di kepala serta lebam-lebam dan bengkak di sekujur tubuhnya.

Korban segera lari menyelamatkan diri meskipun dikejar oleh para pelaku yang bersenjata tajam. Beruntung korban bisa selamat sampai di rumah dan istrinya pun tidak terluka karena ternyata para pelaku hanya mengincar Sumani.

Seperti diungkapkan korban, para pelaku dikenali sebagai kelompok orang yang selama ini sering melakukan pencurian kayu Jati di kawasan hutan BKPH Mulyoagung. Namun dalam beberapa bulan terakhir ini sering digagalkan oleh Sumani dan sejawatnya.

Peristiwa ini mendapat tanggapan yang cepat dan serius dari manajemen KPH Parengan. Kasus segera dilaporkan ke kepolisian setempat dan korban langsung dikirim ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan mengingat lukanya cukup serius.

Pimpinan Perhutani KPH Parengan juga segera memerintahkan agar para petugas di BKPH Mulyoagung khususnya, dan seluruh petugas teritorial KPH Parengan pada umumnya, untuk siaga meningkatkan pengamanan wilayah.

Satu regu Polisi Hutan Mobil (Polmob) juga segera disiagakan di wilayah BKPH Mulyoagung. KPH Parengan juga intensif berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam rangka mendukung pengamanan kawasan hutan mau pun untuk mendorong agar kasus penganiayaan tersebut dapat segera diusut tuntas. (ririt-04)

Jurnalis : Amir Lea Ell Rachman
Media : Maiwanews.com 20 April 2013

Share: