"Loading..."

Konsep Wisata Modern ‘Jateng Valley’, Inovasi Model Bisnis Perum Perhutani

PIKIRANRAKYAT.COM (31/10/2020) | Perum Perhutani adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang memiliki tugas dan wewenang untuk menyelenggarakan perencanaan, pengurusan, pengusahaan dan perlindungan hutan di wilayah kerjanya.Selain itu, Perum Perhutani terus melakukan berbagai inovasi model bisnis.

Inovasi tersebut mengacu pada restrukturisasi model bisnis melalui pembangunan ekosistem, kerjasama, dan perkembangan kebutuhan stakeholders.

Mengacu pada core business, Perhutani melaksanakan 3 proyek penting sebagai wujud inovasi model bisnis tersebut, seperti dilansir PORTAL JEMBER pada akun Instagram Perum Perhutani, @perumperhutani.

Proyek-proyek restrukturisasi model bisnis yang sudah terlaksana meliputi:

1. Ground Breaking Jateng Valley

Bersama pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan PT Taman Wisata Jateng melaksanakan ground breaking pembangunan Jateng Valley di Hutan Penggaron.

Jateng Valley yang akan menjadi wisata alam terbesar se-Asia Tenggara tersebut mengusung konsep wisata modern yang menyatu dengan alam

2. Relokasi Aula Terbuka Rasamala

Perhutani bersama dengan Korea Indonesia Forest Center (KIFC) melaksanakan peresmian atas dimulainya relokasi tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan pembangunan Aula terbuka Rasamala dan pembangunan drainase di Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF) Bogor.

SEETF telah menjadi hutan wisata dan pendidikan yang terus berkembang menjadi tujuan wisata bagi masyarakat Jabodetabek dan sekitarnya.

Pemerintah berharap dengan merelokasi area terbuka Rasamala akan penunjang fasilitas sarana dan prasarana di wisata tersebut.

3. Penelitian Uji Coba Co-firing PLTU

Hal ini dilakukan dalam upaya pengembangan unit bisnis industri tanaman biomassa sebagai bahan baku bioenergi.

Perum Perhutani bekerjasama dengan PT Indonesia Power memanfaatkan potensi biomassa berbasis hutan dalam mendukung co-firing pada PLTU PT Indonesia Power.

Perhutani sudah menyiapkan bahan baku kayu dari KPH Banten yang akan diolah menjadi wood chip.

Penelitian ini diharapkan mendukung pencapaian energi terbarukan di Indonesia.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Tanggal : 31 Oktober 2020