"Loading..."

KPH Blora Bantu Pasang Listrik, Sumur Bor, dan Bedah Rumah

WAWASAN.CO (01/11/2018) | Warga Kalijalin, Desa Wotbakah, Kecamatan Japah, Blora, menyatakan kebanggannya dengan bantuan pemasangan sambungan listrik gratis dari Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora.

Program Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Hadir Untuk Negeri (BHUN) 2018, pada tahap pertama ini menyasar 10 kepala keluarga (KK), sehingga warga yang rumahnya di kawasan hutan jati kini berlistrik.

“Selain pemasangan sambungan listrik, BUMN BHUN juga melakukan bedah rumah, dan pembuatan sumur bor,” Administratur Perhutani KPH Blora, Afwandi melalui Wakil Administratur, Anthonie A. Tandayu, Rabu (31/10).

Program BHUN 2018, lanjut Anthonie, dalam pelaksanaannya bertujuan untuk ikut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan sarana, dan prasana kehidupan yang ada disekitar unit kerja masing masing.

Anthonie menambahkan, program BHUN dari empat BUMN itu, khusus Perhutani KPH Blora tidak hanya dimanfaatkan untuk pamasangan listrik baru, tapi juga bedah rumah, dan pembuatan dua sumur bor beserta instalasinya.

Sulit Air

Bantuan pembuatan dua unit sumur bor itu, masing-masing di berada di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo dan Desa Gondorio, Kecamatan Todanan, Blora. “Selama ini kami pantau, dua desa itu warganya banyak yang kesulitan mencari air bersih,” jelas Wakil Administratur Anthonie A. Tandayu.

Sedangkan bedah rumah, dilaksanakan pada keluarga yang rumahnya masih tampak sangat sederhana, yakni di Desa Gondorio, Kecamatan Todanan, Blora.

Menurut Anthonie, program BHUN 2018 ini digelar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan Perhutani, dan melakukan kerja sama kemitraan dengan sistim pengelolaan hutan bersama masyarakat (PHBM).

PHBM, lanjutnya, saat ini dipandang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, selain itu Perhutani berperan aktif ikut meningkatkan perekonomian mikro pedesaan melalui progran kemitraan dan bina lingkungan (PKBL). “Pembinaan, bantuan dan pinjaman PKBL, tujuan agar pelaku usaha kecil dan menengah bisa berdaya saing, dan daya usaha yang lebih kuat,” jelasnya.

 
Sumber : wawasan.co
Tanggal : 1 November 2018