"Loading..."

LMDH Mandalagiri Garut Dikunjungi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

GARUT, PERHUTANI (12/07/2020) | Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mandalagiri mendapat kunjungan Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Victoria Simanungkalit, bertempat di lokasi Ijin Pengelolaan Hutan Program Perhutanan Sosial (IPHPS) petak 4b seluas 22,50 hektar masuk wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kadungora Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Leles KPH Garut, Sabtu (11/7).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Departemen (Kadep) Perhutanan Sosial Isnin Soiban, Kadep Pengembangan Bisnis Anis Kusnandar, Expert Madya Kelola Sosial Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Mochamad Drajat, Wakil Administratur KPH Garut Tri Yuwana dan jajaran, serta Eksportir rempah-rempah Indonesia Louise dan Off Taker Empon-empon Lew.

Dalam penjelasannya Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Victoria Simanungkalit bahwa pihaknya melalaui program kemitraan akan membangun sinergitas antar pelaku UKM, pengusaha dan koperasi.

“Setelah melihat potensi hamparan tanaman kopi dari jenis varietas yang beragam, ada kemungkinan pengembangan penanaman rempah- rempah jenis jahe merah melalui pemberdayaan Koperasi LMDH Mandalagiri. Pengembangan jahe merah di bawah tegakan kopi agar dibuat sampel percobaan pembibitan organik yang akan di support pembenihannya oleh pak Louis dan pak Lewi dari ekspotir rempah-rempah Indonesia,” jelasnya

Pada kesempatan sebelumnya di ‘Cafe Sunda Hejo’ Jln Cijapati Desa Rancasalak Kecamatan Kadungora Garut, Kadep Perhutanan Sosial Isnin Soiban mengatakan bahwa LMDH Mandalagiri adalah contoh lembaga masyarakat sekitar hutan yang bergerak dikegiatan usaha budi daya tanaman sampai mengolah hasil panen kopi Arabika dan memasarkannya.

Lebih jauh Isnin menegaskan kebutuhan ekspor kopi membutuhkan rutinitas dan kualitas hasil produksi, maka diperlukan cadangan bahan baku, mesin pengolah biji kopi dan gudang penyimpanan agar fluktuasi harga terjaga.

“Kerjasama yang dapat dilakukan perhutani dengan pihak Sunda Hejo sebagai mitra yang berkecimpung dalam program IPHPS atau Kulin KK merupakan pionir dalam pengelolaan hutan, semoga LMDH Mandalagiri bisa menularkan ke kelompok tani lainnya,” pungkasnya.

Kadep Pengembangan Bisnis Anis Kusnandar merespon kunjungan dari Kementerian Koperasi dan UKM bahwa tawaran kerja  sama kepada LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Mandalagiri tidak hanya komoditi kopi akan tetapi komoditas jenis lainnya seperti kunyit, kapolaga, cengkeh, jahe dan jenis lainnya yang dihasilkan dari kawasan hutan Perhutani. (Kom-PHT/Garut/Imn)

Editor : Ywn
Copyright©2020