"Loading..."

Manfaat Pohon Pinus untuk Kesehatan dan Industri, Penting Diketahui

MERDEKA.COM (13/10/2020) | Pohon pinus telah lama ditanam di berbagai tempat di Indonesia sebagai tanaman reboisasi. Sebagai tanaman pionir yang dapat tumbuh di berbagai kondisi dan produk utamanya sebagai penghasil getah, pinus banyak ditanam oleh Perum Perhutani di Pulau Jawa. Hutan pinus telah banyak dikembangkan di Pulau Jawa sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda.

Hampir semua bagian pohon pinus dapat digunakan, antara lain bagian batangnya dapat disadap untuk diambil getahnya. Getah dari pohon pinus sendiri dapat diolah menjadi bahan dasar pengencer cat. Sedangkan hasil kayunya bermanfaat untuk konstruksi, korek api, kertas dan lain sebagainya.

Aromanya pohon pinus kerap digunakan untuk terapi, tak hanya itu ada beragam manfaat lain yang bisa kamu rasakan dari adanya pohon pinus baik bagi kesehatanmu maupun keperluan industri. Berikut ini informasi mengenai manfaat pohon pinus untuk kesehatan dan industri, dilansir dari researchgate.net:

Manfaat Pohon Pinus untuk Kesehatan

Hutan pinus merupakan jenis hutan dengan tanaman yang bersifat homogen. Pohon pinus sendiri hanya dapat hidup di daerah yang mempunyai kondisi iklim yang sedang. Keberadaan hutan pinus membawa beragam manfaat untuk kesehatan juga keperluan industri. Adapun manfaat hutan pinus untuk kesehatan adalah sebagai berikut:

1. Mengandung Flavanoid dan Vitamin C

Manfaat pohon pinus yang pertama adalah berkaitan dengan kandungan flavanoid dan vitamin C. Pada tahun 1940-an peneliti Prancis menemukan bahwa kulit pohon pinus dan daun jarumnya mengandung banyak vitamin C. Tak hanya itu, mereka juga menemukan bahwa pohon pinus kaya akan antioksidan, yaitu flavonol dan bioflavonoid.

Senyawa ini kemudian diekstraksi menjadi Pycnogenol dan dipasarkan menjadi suplemen diet. Pycnogenol juga digunakan sebagai obat jet lag, meringankan peredaran darah, nyeri lutut, kram menstruasi, bahkan obat untuk meningkatkan memori pada orang lanjut usia.

2. Redakan Nyeri Otot

Manfaat pohon pinus berikutnya adalah meredakan nyeri otot. Dalam hal ini kamu bisa memanfaatkan minyak pinus untuk meredakan nyeri otot. Caranya, tambahkan lima tetes minyak pinus dengan dua sendok minyak sayur. Lalu pijatkan pada bagian tubuh yang nyeri otot. Namun, pilih minyak pinus P. Pinaster, bukan Scotch pinus (P.sylvestris). Scotch pinus bisa membuat kulit iritasi.

3. Mengurangi Stres
Selain meredakan nyeri otot, manfaat pohon pinus untuk kesehatan berikutnya adalah mengurangi stres. Penelitian di Universitas Kyoto Jepang menunjukkan bahwa berjalan-jalan di hutan pinus selama 15 menit per hari mampu menurunkan stres.

Jika di daerah kamu sulit menemukan hutan pinus, maka ini bisa diganti dengan menggunakan minyak esensial pinus atau cemara. Selain meredakan stres, aroma pinus juga bisa menenangkan emosi.

4. Sembuhkan Bronchitis

Kemampuan pinus tak hanya untuk mengurangi stres dan menenangkan diri, tetapi juga bisa meredakan pilek, sinus, sesak napas, dan ronchitis. Caranya mudah, tambahkan tiga tetes minyak esensial pinus pada semangkuk air panas. Kemudian tutupi kepala kamu dengan handuk, dan hirup aroma pinus melalui hidung dan mulut.

Manfaat Pohon Pinus untuk Kebutuhan Industri

Penanaman pohon pinus di Pulau Jawa pada tahun 1970-an pada mulanya ditujukan untuk mereboisasi tanah kosong. Selain itu, juga ditujukan sebagai persiapan untuk memenuhi kebutuhan kayu pada industri kertas.

Namun demikian, dalam perkembangannya timbul upaya untuk mendapatkan hasil lainnya berupa getah. Getah pinus yang disadap tersebut kemudian diolah untuk menghasilkan gondorukem dan terpentin yang merupakan bahan baku industri lanjutan.

Gondorukem digunakan sebagai bahan baku dalam industri kertas, keramik, plastik, cat, batik, tinta cetak, politur, farmasi, dan kosmetik. Sementara itu, terpentin dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri kosmetik, minyak cat, campuran bahan pelarut, antiseptik, kamper, dan farmasi.

Selain getahnya, bagian lain yang dimanfaatkan dari pohon pinus untuk keperluan industri adalah kayunya yang digunakan untuk konstruksi ringan, mebel, pulp, korek api dan sumpit.

Tak hanya kayunya, bunga pinus juga kini telah banyak diolah menjadi berbagai macam kerajinan seperti rangkaian bunga untuk dekorasi pesta, bingkai foto, dan beragam kerajinan lainnya yang punya daya jual yang cukup menguntungkan.

Sumber : merdeka.com

Tanggal : 13 Oktober 2020