"Loading..."

Mayoritas Wisata Di Lahan Perhutani Bikin Perda Untuk Bahas Bagi Hasil

Radar Blitar.(4/5). Blitar Kabupaten – Tahun ini tempat jujugan wisata di Kabupaten Blitar bakal bertambah. Pasalnya tahun ini Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) bakal mengembangkan sector pariwisata.

Indikasinya saat ini Bupati Blitar menjalin Memorandum of Understanding (MOU) dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk membangun tempat wisata.

Bupati Blitar Herry Noegroho mengatakan tahun ini pihaknya sudah melakukan MoU atau nota kesepahaman dengan Kemenhut untuk mengembangkan Pariwisata di Kabupaten Blitar. Pemkab sengaja menjalin MoU dengan Kemenhut karena 90 persen tempat wisata yang ada di Kabupaten Blitar berada di wilayah Perhutani.” Karena wilayahnya berada di lahan Perhutani maka untuk mengembangkan tempat wisata kami harus bekerja sama,” ungkapnya.

Menurut dia, beberapa tempat wisata yang berada di lahan Perhutani yakni seluruh pantai yang ada di Blitar Selatan.Mulai dari Pantai Tambakrejo, Pantai Serang hingga Pantai Jolosutro dan kawasan sekitar lereng Gunung Kelud.

Dia mengatakan, setelah menjalin Mou, pemkab juga bakal membuat peraturan daerah (perda) tentang pariwisata. Perda tersebut dikhususnya pada tempat wisata yang bekerjasama dengan Perhutani. Sedangkan Perda itu dimaksudkan untuk membahas bagi hasil dari pengelolaan tempat wisata.” Karena lokasinya di lahan Perhutani maka pengelolaan dan bagi hasil juga harus jelas agar tidak simpang siur,”katanya.

Dia menambahkan, untuk pengembangan sector pariwisata yang bakal digarap dalam waktu dekat. Yakni kawasan pantai yang ada di Blitar Selatan. “Pantai di Blitar Selatan sudah dikenal wisatawan. Jadi pengembangan wisata di tempat itu menjadi prioritas kedua setelah kawasan wisata Penataran (KWP). (ful/ziz).

Sumber : Radar Blitar
Tanggal : 4 Mei 2015

Share: