"Loading..."

Perhutani Bersama BPDASHL Cimanuk-Citanduy Tinjau Lokasi Persemaian RHL di Tasikmalaya

TASIKMALAYA, PERHUTANI (18/5/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menerima kunjungan kerja Tim Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Cimanuk–Citanduy yang bertempat di Kantor KPH Tasikmalaya, Senin (18/5).

Tujuan kunjungan kerja ini untuk melakukan monitoring dan evaluasi persemaian yang berlokasi di belakang rumah dinas Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Taraju dengan jumlah bibit 53.395 plc jenis nangka, durian, kopi dan pinus. Di kesempatan yang sama juga dilakukan pembahasan untuk persiapan evalusi tanaman tahun 2019 yang akan dilaksnakan pada bulan juni 2020 pada tanaman Rehabilitasi Hutan Lindung (RHL),

Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur KPH Tasikmalaya Benny Suko Triatmoko beserta jajaran dan Ketua Tim BPDASHL Cimanuk–Citanduy Provinsi Jawa Barat Eji Suparji beserta jajarannya.

Benny menyampaikan bahwa persemaian untuk kegiatan tahun tanam 2020 yang berada di BKPH Taraju terdiri dari jenis nangka, durian, kopi dan pinus dengan luas tanaman 218,46 Ha.

“Berdasarkan pemantauan dan hasil laporan dari pihak lapangan, selama ini kondisi persemaiannya tumbuh baik, sehingga pada masa tanam tiba sudah siap tanam dan  berkualitas baik. Hal ini tentunya akan mendapatkan tanaman yang tumbuh baik sesuai standar yang kita harapkan,” tutur Benny.

Sementara itu Ketua Tim BPDASHL Cimanuk–Citanduy Provinsi Jawa Barat Eji Suparji menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Perhutani KPH Tasikmalaya yang telah menyambut baik dan mendampingi monitoring evaluasi persemaian serta pembahasan evaluasi Pemeliharaan I tanaman RHL 2019 yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2020.

“Kami  percaya kegiatan yang dilaksanakan di Perhutani akan berjalan dengan baik, selain itu kami berharap tanaman yang sudah berjalan dan tumbuh baik agar tetap di jaga dan dipelihara, sehingga kelak  berbuah dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, serta dapat menjadi kontribusi bagi Perhutani,” ungkap Eji. (Kom-PHT/Tsk/Uwa)

 

Editor : Ywn

Copyright©2020