"Loading..."

Perhutani Bersama CDK Madiun Berikan Sosialisasi Pasca Ijin Perhutanan Sosial

SARADAN, PERHUTANI (24/10/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan dan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Madiun mengadakan sosialisasi pasca ijin Perhutanan Sosial di Balai Desa Gandul, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Sabtu (24/10).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Wakil Administratur Saradan wilayah Barat Wisik Sugiarto, Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial, CDK Wilayah Madiun Nova Zuhria Amana, Kasi Pemerintahan Kecamatan Pilangkenceng Suwadi, Ketua LMDH Sae Manunggal Mulyono, Asisten Perhutani (Asper) BKPH Notopuro Nor Ivansyah, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Muhtiar Nawawi dan Ketua LMDH yang menerima salinan SK Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK).

Wakil Administratur Saradan wilayah Barat Wisik Sugiarto mengatakan, “Kegiatan sosialisasi ini sangat penting dalam rangka memberikan penjelasan kepada penerima SK Perhutanan Sosial dengan skema Kulin KK. Karena setelah menerima salinan SK tersebut harus melakukan identifikasi potensi, penyusunan rencana pengelolaan, RKU dan RKT, pembentukan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dan akses permodalan, pasca panen dan pemasaran,” ungkapnya.

Menurut Wisik KUPS yang terbentuk nantinya akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) perkembangannya dan pengklasifikasian yang akan dijadikan dasar pembinaan dan fasilitasi untuk peningkatan kemampuan dan kemandirian. “Untuk itu diharapkan sosialisasi ini dapat mempermudah LMDH dalam mengimplementasikan Perhutanan Sosial pada arealnya sehingga dapat tercapai tujuan sesuai yang diharapkan,” tambah Wisik.

Ditempat yang sama Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial CDK Wilayah Madiun Nova Zuhria Amana mengatakan, bahwa dengan diterima SK Kulin KK ini LMDH telah diberikan akses mengelola hutan sesuai program Perhutanan Sosial dari Pemerintah. “Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang tergabung dalam LMDH dari pemanfaatan lahan hutan sesuai Hutan Pangkuan Desa (HPD) yang dimiliknya. CDK bersama Perhutani dan para pihak terkait akan mengawal secara berkelanjutan agar tercapai masyarakat sejahtera hutan lestari,” jelas Nova.

Sementara Mulyono Ketua LMDH Sae Manunggal sangat senang dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan sehingga pihaknya mengetahui tahapan apa saja yang akan dilakukan selanjutnya dan dapat meningkatkan pendapatan anggota LMDH. “Untuk selanjutnya kami berharap CDK dan Perum Perhutani selalu memberikan arahan agar tujuan bersama dapat tercapai,” katanya. (Kom-PHT/Srd/Wdy)

Editor : Ywn

Copyright©2020