"Loading..."

Perhutani Bersama CDK Madura Adakan Rakor Pembahasan Isu Kehutanan di Sumenep

MADURA, PERHUTANI (16/2/2021) | Dalam rangka sinkronisasi kegiatan Pembangunan dan isu isu aktual Kehutanan di wilayah Madura, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) se-Wilayah Kerja Madura dan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Timur mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor CDK Sumenep, Selasa (16/2).

Hadir dalam Rakor tersebut Wakil Administratur KPH Madura Samiwanto yang didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Sumber Daya Hutan Munawar Sukowati, Kepala CDK wilayah kerja Madura Syamsul Muarief dan Kadishut Proviinsi Jawa Timur yang diwakili Kepal Seksi Perlindungan Hutan Ajad Sudrajad.

Wakil Administratur KPH Madura Samiwanto menyampaikan bahwasanya Perhutani sangat mendukung Rakor Sinergitas pembangunan hutan dalam rangka memantau dan mengevaluasi perkembangan operasionalisasi dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan, “Sedangkan tujuannya adalah untuk mengidentifikasi isu-isu strategis tentang pembangunan serta penyelenggaraan pengelolaan hutan di Perhutani,” jelasnya.

Samiwanto menambahkan, “Untuk meningkatkan efektifitas pengelolaan hutan serta percepatan Perhutanan Sosial khususnya di wilayah kerja KPH Madura diperlukan sinergi berbagai stakeholder termasuk kerjasama antara Perhutani dengan Dinas Kehutanan maupun CDK terutama dalam hal sosialisasi, penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat,” paparnya.

Kepala CDK wilayah kerja Madura Syamsul Muarief menyampaikan untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan utamanya pada sektor kehutanan diperlukan sinergi dan komunikasi aktif antar pemangku kepentingan di sektor kehutanan, “Sehingga diharapkan ke depan terbentuk sistem kolaboratif para pihak untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan hutan berbasis Perhutanan Sosial,” paparnya.

Adapun Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya persentase tutupan lahan hutan, meningkatkan perlindungan hutan dan keanekaragaman hayati, meningkatkan produksi hasil hutan, meningkatkan pemanfaatan jasa lingkungan dan meningkatkan kapabilitas dan kesejahteraan masyarakat desa hutan,” ungkapnya. (Kom-PHT/Mdr/Mbl)

Editor : Ywn

Copyright©2021