"Loading..."

Perhutani Bersama IPB Kembangkan Usaha LMDH untuk Wisata di Cepu

CEPU, PERHUTANI (27/10/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan kegiatan pendampingan Kajian Bagi Hasil Kemitraan Kehutanan kepada segenap Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) untuk juga mengembangkan agroforestry di Cepu ke arah wisata, Senin (26/10).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Administratur KPH Cepu Andrie Syailendra, Dosen IPB sekaligus sebagai narasumber Soni Trison, Ketua Paguyuban LMDH Garda Wana Rejo Pramugi Prawiro Wijoyo beserta segenap Ketua LMDH & Kelompok Tani Hutan (KTH) di wilayah KPH Cepu.

Administratur KPH Cepu melalui Wakilnya, Andrie Syailendra menyampaikan bahwa dalam pengelolan Sumber Daya Hutan, KPH Cepu sangat memperhatikan aspek sosial keterlibatan masyarakat di sekitar hutan. Andrie menambahkan apabila kegiatan yang dikembangkan tersebut mampu meningkatkan tingkat kesejahteraan sosial masyarakat, tentunya akan berpengaruh positif terhadap pengelolaan Sumber Daya Hutan di wilayah pangkuan masing-masing. Pada akhirnya, sinergi yang baik antara Perhutani dan masyarakat dapat mewujudkan kesejahteraan sosial dan kelestarian hutan.

“Aspek sosial sangat mempengaruhi proses pengelolaan Sumber Daya Hutan yang lestari dan berkelanjutan. Salah satunya KPH Cepu memberikan pendampingan yang memberikan arah dan wacana yang terukur kepada masyarakat lewat LMDH atau KTH untuk dapat mandiri, mampu melihat serta mengembangkan potensi yang ada di wilayahnya masing-masing sehingga menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.

Di kesempatan tersebut Dosen IPB, Soni Trison sebagai narasumber pendampingan memberikan arahan dan masukan kepada seluruh LMDH dan KTH untuk bisa mengembangkan potensi yang ada di wilayah desa masing-masing menjadi sebuah kegiatan atau aktifitas kreatif, inovatif yang mengarah ke wisata dan mempunyai nilai tambah serta menarik.

Ketua paguyuban LMDH Garda Wana Rejo, Pramugi Prawiro Wijoyo menyambut baik kegiatan ini dan mengharapkan agar LMDH ada perubahan aktifitas tidak hanya menanam jagung sebagai penghasil utama dari agroforestry namun juga mengembangkan usaha yang lebih bernilai jual. (Kom-PHT/Cpu/Syk)

Editor : Ywn
Copyright©2020