"Loading..."

Perhutani Bersama Keraton Surakarta Beri Pembinaan Agroforestry Pada Petani Hutan di Randublatung

RANDUBLATUNG, PERHUTANI (28/09/2020) | Bertempat di Pertapan Ngreco dan Makam Syekh Su’udi Amirudin Suban yang terletak di hutan petak 123c Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Menden, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Beran, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, Perhutani bersama Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memberi pembinaan agroforestry kepada Masyarakat Desa Hutan (MDH), Senin (28/09).

Hadir dalam acara tersebut Administratur KPH Randublatung Achmad Basuki, Ketua Majelis Adat Kerajaan Nusantara KP (Kanjeng Pangeran) Eddy S. Wirabhumi, Forkopimcam Kradenan, pengurus Paguyuban Keluarga Keraton Surakarta (Pakasa) Kabupaten Blora, serta puluhan masyarakat petani hutan / pesanggem di wilayah RPH Beran.

Administratur KPH Randublatung, Achmad Basuki menyambut baik inisiatif dan perhatian Keraton Surakarta terhadap kesejahteraan para petani hutan serta kelestarian hutan di wilayah KPH Randublatung. Achmad menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada para pesanggem agar dalam pelaksanaan agroforestry nantinya dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan yaitu peningkatan hasil produksi pertanian dengan tetap menjaga kelestarian hutan.

“Sinergi yang baik ini semoga dapat mewujudkan masyarakat desa hutan yang lebih sejahtera sekaligus menjaga kelestarian hutan khususnya di lingkup KPH Randublatung,” tukasnya.

Dalam pelaksanaan program agroforestry, pesanggem akan diberikan pendampingan oleh Perhutani dan Keraton Surakarta, mulai dari penyediaan bibit pertanian, kemudahan memperoleh pupuk, sistem tanam tanaman Kehutanan, sampai dengan kredit usaha rakyat.

Ketua Majelis Adat Kerajaan Nusantara, Kanjeng Wirabhumi dalam sambutanya menyampaikan bahwa Keraton Surakarta dan Perhutani KPH Randublatung akan memfasilitasi dan mendampingi para petani hutan untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Ini adalah niat yang tulus dari Keraton Surakarta bersama Perhutani untuk masyarakat desa hutan agar lebih sejahtera dengan tetap mengedepankan kelestarian hutan di Pulau Jawa,” lanjutnya. (Kom-PHT/Rdb/Hmt)

Editor : Ywn
Copyright©2020