"Loading..."

Perhutani Bersama Pemkab Madiun Canangkan Gerakan Nasional Pemulihan DAS

LAWU DS, PERHUTANI (26/11/20199) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds bersama Bupati Madiun ikut mencanangkan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) yang dilaksanakan di lokasi lapangan tembak kodim 0803, kawasan Gunung Kendil, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (26/11).

Kegiatan tersebut dihadiri  bupati Madiun, Administratur Perhutani KPH Lawu Ds, Administratur Perhutani KPH Madiun, Administratur Perhutani KPH Saradan, Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Timur, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Solo, TNI, POLRI, Perguruan Tinggi, BUMN/BUMD/BUMS, Penerima Penghargaan Penyelamat DAS, Petani / kelompok Tani Hutan (KTH), Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Mahasiswa/Pelajar.

Kegiatan GNPDAS dihadiri kurang lebih 500 peserta dari unsur masyarakat, pelajar SMP dan SMA. Diserahkan bibit pohon produktif buah belimbing oleh BPDAS HL Solo tahun 2019 tahap 3 sekabupaten Madiun sebanyak 5000 batang kepada Wakil  Bupati Madiun.

GNPDAS adalah salah satu kegiatan sosialisasi kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Madiun agar megetahui dan memahami peran penting DAS dalam kehidupan kita dan dapat mengelola DAS dengan baik.

Sambutan Bupati Madiun Ahmad Damawi Ragil Saputro yang dibacakan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto  menyampaikan bahwa dengan GNPDAS yang berupa penanaman bersama dan pembagian bibit produktif dengan tema “ Pulihkan Lahan, Membangun Masa Depan” ini mengandung makna untuk memulihkan fungsi lahan. “Disamping itu kegiatan ini merupakan langkah strategi dalam upaya mengantisipasi perubahan iklim global, degradasi hutan, kerusakan lingkungaan dan kelestarian linkungan sera memberikan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menanam dan memelihara pohon sebagai sumber kehidupan,” ujar Hari.

 “Menanam pohon bukan pada berapa banyak jumlahnya tetapi hutannya harus jadi, sehingga Rehabilitasi Hutan dan Lahan ini dapat menyelamatkan masyarakat dari longsor dan banjir serta bendungan-bendungan airnya selalu tersedia” tambah Hari.

Disela-sela kegiatan Admnistratur KPH Lawu Ds Asep Dedi Mulyadi menyampaikan dukungannya terhadap upaya Gerakan Nasional Pemulihan DAS. Dengan acara ini diharapkan semua pihak dan semua orang semakin peduli dengan DAS,  dan yang terpenting semua upaya yang dilakukan baik RHL yang didalam kawasan hutan maupun diluar kawasan hutan harus berhasil. “Manfaatnya akan dirasakan semua orang terutama yang bermukim di sekitar DAS dan mari kita sama-sama sukseskan GNPDAS,” tutup Asep.

Rangkaian acara ditutup dengan kegiatan penanaman secara simbolis oleh seluruh tamu undangan yang hadir. (Kom-PHT/Lwuds/Eko)

Editor : Ywn

Copyright©2019