"Loading..."

Perhutani Bersama Pemkab Tasikmalaya Bahas RIPARKAB Pariwisata

TASIKMALAYA, PERHUTANI (22/12/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya mengikuti kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga yakni pembahasan Kegiatan Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Tasikmalaya Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (RIPARKAB) Tasikmalaya tahun 2021- 2030, bertempat di Hotel Grand Metro Tasikmalaya, Senin (21/12)

Kegiatan dihadiri Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya, Perwakilan BUMN termasuk Perum Perhutani, BUMD, Dinas Pertanian, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dosen Akademi Pariwisata Universitas Siliwangi (UNSIL), Mahasiswa Akademi Pariwisata Unsil, Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Cipasung (STTC), Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Galunggung Tasikmalaya (STHG), Paguyuban Kampung Kreatif, Budayawan, Milenial Tour & Travel dan Komunitas Pemerhati Lingkungan. Bertindak sebagai pembicara pada acara tersebut, Yani Adriani dari Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Administratur KPH Tasikmalaya, Benny Suko Triatmoko melalui Junior Manajer Bisnis (JMB) Yaya Sutia menyatakan dukungannya pada kegiatan penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Tasikmalaya tentang RIPARKAB Tasikmalaya tahun 2021-2030 dengan harapan wisata alam yang ada di Perhutani kedepannya menjadi salah satu tujuan wisata, sehingga kunjungan wisatawan terus meningkat.

“Dengan adanya Ranperda Kepariwisataan yang kita susun bersama ini, maka pola pengelolaan kepariwisataan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kedepannya akan semakin terorganisir,” ungkap Yaya.

Dalam kesempatannya Yani Adriani dari Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB sebagai pembicara pada acara tersebut mengajak semua elemen yang berkecimpung di industri wisata baik instansi pemertintah maupun BUMN dan swasta diminta masukannya untuk Raperda tersebut, dengan harapan demi memperkuat pengelolaan sektor kepariwisataan dan nantinya akan menjadi acuan dan kerangka untuk lebih menggali serta memaksimalkan pengelolaan pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya Nana Heryana mengatakan, sudah saatnya pemerintah Kabupaten Tasikmalaya membuat Ranperda Pembangunan Pariwisata demi memperkuat pengelolaan sektor kepariwisataan di daerah

“Ranperda dalam bentuk RIPARKAB Tasikmalaya akan menjadi acuan dan kerangka untuk lebih menggali serta memaksimalkan pengelolaan pariwisata. Oleh karenanya untuk merumuskan Ranperda Kepariwisataan ini, maka berbagai unsur pun dilibatkan agar penyusunannya sesuai yang diharapkan,” terangnya. (Kom-Pht/Tsk/AJB)

Editor : Ywn

Copyright©2020