"Loading..."

Perhutani Bersama Relawan Penggiat Alam Tanam Kopi Arabika di Gunung Lawu

SURAKARTA, PERHUTANI (01/03/2021) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta ikut berpartisipasi bersama Sukarelawan penggiat alam dalam kegiatan Penanaman kopi Arabika di lereng Gunung Lawu Petak 51, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Banjarsari, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara, Kabupaten Karanganyar, Minggu (28/02).

Acara dihadiri oleh Asper (Asisten Perhutani) BKPH Lawu Utara Widodo, Koordinator relawan Jalak Lawu Arjuna Weda, Pokdarkamtibmas Resort Karanganyar, Relawan Mantab, Relawan Realita dan perwakilan masyarakat Kampung Banjarsari.

Kegiatan ini diadakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat di tengah situasi Pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan lahan milik Perhutani BKPH Lawu Utara. Luas daerah penanaman sekitar 2 hektar dan disela-sela pohon dengan jarak tertentu. Sebelumnya di tahun 2020 yang lalu, juga telah terealisasi kegiatan penanaman di sekitar Wisata Lawu Park dan lereng Gunung Lawu sejumlah 2.000 pohon kopi jenis arabika.

Menyampaikan amanat Administratur KPH Surakarta, Asper BKPH Lawu Utara, Widodo mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, komunitas dan relawan yang telah berpartisipasi dalam penanaman kopi di lereng Gunung Lawu.

“Semoga kedepan tanaman ini bermanfaat bagi masyarakat. Perhutani sebagai pengelola kawasan hutan berharap kepada semua pihak ikut berperan aktif dalam melestarikan hutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan  menciptakan lapangan kerja khususnya bagi masyarakat sekitar hutan. Penanaman kopi dalam kawasan hutan dilaksanakan dengan tetap berpedoman pada aturan atau ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Koordinator Sukarelawan Jalak Lawu, Arjuna Weda mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah memfasilitasi lahan penanaman dalam kegiatan ini.

“Tanaman kopi arabika di lereng gunung Lawu sangat cocok karena kopi menjadi salah satu jenis usaha perkebunan yang sedang digalakkan sejumlah daerah di Jawa Tengah. Bahkan kopi menjadi komoditas andalan investor maupun wisatawan untuk berkunjung,” pungkasnya. (Kom-PHT/Ska/Ipk)

Editor : Ywn
Copyright©2021