"Loading..."

Perhutani Bersama Stakeholder Panen Raya Jagung di Madiun

MADIUN, PERHUTANI (19/3/2021) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun bersama Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Pertani Cabang Madiun, RNI, Forkopimcam Mejayan, Pamong Desa Mejayan dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Mulyo Desa Wonorejo melakukan panen raya program Corporate Farming Jagung di petak 36b Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Wates, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Caruban Madiun, Jum’at (19/3).

Agenda panen raya Corporate Farming Jagung  tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Direktur Pertani Cabang Madiun, Forkopimcam Mejayan, Pamong Desa Mejayan, Perhutani KPH Madiun yang diwakili oleh Asper BKPH Caruban beserta jajaran, Pengurus LMDH Jati Mulyo beserta anggota.

Secara terpisah Administratur Perhutani KPH Madiun Imam Suyuti mengatakan jika Perhutani sangat mendukung Pemerintah dalam program ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan melalui kegiatan agroforestry jagung.

Menurut Imam dalam keterangannya, bahwa kegiatan panen raya jagung ini membuktikan bahwa Perhutani bersama LMDH mampu memberikan kontribusi pendapatan kepada masyarakat serta menjadi wujud peran aktif dalam program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah.

“Kita akan terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai stakeholder baik LMDH maupun instansi Pemerintah, swasta terkait peningkatan produksi jagung dari kawasan hutan sehingga bisa berkontribusi maksimal program Ketahanan Pangan Nasional,” Imam menambahkan.

Sementara itu Direktur Pertani Cabang Madiun, Mariono secara singkat menjelaskan telah terjalin kerja sama penanaman jagung melalui program Corporate Farming Jagung dengan LMDH Jati Mulyo Desa Wonorejo Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun yang berlokasi di kawasan hutan Perhutani Madiun dengan memanfaatkan lahan dibawah tegakan (PLDT).

Corporate Farming adalah suatu bentuk kerja sama ekonomi dari sekelompok petani dengan orientasi agribisnis melalui konsolidasi pengelolaan lahan sehamparan. Corporate Farming tetap menjamin kepemilikan lahan kepada pemilik,” imbuh Mariono.

Sementara Diyono Ketua LMDH Jati, Mulyo mengaku senang dengan adanya kerja sama Corporate Farming Jagung yang difasilitasi Perhutani dan stakeholder terkait, Pertani, Dinas Pertanian, dalam upaya membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan peningkatan produktivitas komoditi jagung di kawasan hutan. (Kom-PHT/Mdn/Yd)

Editor : Ywn

Copyright©2021