"Loading..."

Perhutani Canangkan ‘Memorial Plant’ dan Desa Mandiri di Wana Wisata Sumberboto Jombang

JOMBANG, PERHUTANI (24/01/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang mengadakan penanaman pohon kenangan dan desa mandiri energi berbasis Kemiri Sunan (Aleurites trisperma) dalam program ‘Memorial Plant’ yang bertempat di Wana Wisata Sumberboto yang masuk wilayah Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Jum’at (24/01).

Bersama dengan jajaran dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, kegiatan penanaman tersebut dilakukan bersama di kawasan hutan produksi, yang di hadiri sekitar 150 orang dengan jumlah bibit jenis Pinus sebanyak 1.025 plances yang ditanam di petak 9 dan 10 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gempol dan petak 11 RPH Purwodadi di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gedangan.

Penanaman pertama dilakukan oleh Kepala Bidang Konservasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Amin Kurniawan. Lokasi pencanangan terdiri dari Zona Penyangga Wana Wisata seluas 48 hektar yang meliputi Blok Trembesi, Blok Pule, Blok Kayu Putih, Blok Johar, Blok Pucung, Blok Pinus, Blok Bendo, Blok Aren, Blok Juwet, Blok Gayam, Blok Kenongo dan Blok Kemiri. Sedangkan Zona Tanaman Energi Bahan Bakar Nabati berbasis Kemiri Sunan seluas 237 hektar.

Administratur Perhutani KPH Jombang, Beddi Taviffudin menyampaikan bahwa dirinya mendapat tantangan dari Bupati jombang Mundjidah Wahab untuk membuat kawasan Wisata Sumberboto lebih berkembang dan dikenal masyarakat luas.

Menurutnya langkah awal untuk pengembangan wisata sumberboto adalah menciptakan iklim mikro yang sejuk yang pada gilirannya akan muncul suasana indah penuh kenangan sekaligus akan meningkatkan kapasitas bumi perkemahan sehingga dapat menampung kegiatan tingkat Provinsi.

“Wahana ‘Memorial Plant’ tersebut adalah untuk memberi akses masyarakat atau pengunjung minat khusus melakukan penanaman pohon kenangan sebagai salah satu cara untuk mengenang atau memperingati momen kehidupan Sumberboto.  Bagi seseorang untuk mengenang orang yang dicintainya  seperti Ibu, Bapak, Anak, kekasihnya atau calon pasangan yang akan menikah bahkan komunitas lainnya nantinya bisa membuat monumen kebersamaannya melalui penanaman pohon di Sumberboto,” ungkap Beddi. (Kom-PHT/Jbg/Ayu)

Editor : Ywn

Copyright©2020