"Loading..."

Perhutani Dampingi Tim Studi Kelayakan PSE UGM Cek Tanaman Biomassa di Mantingan

MANTINGAN, PERHUTANI (12/03/2021) | Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan menerima Tim Studi Kelayakan dari Pusat Studi Energi Universitas Gajah Mada (PSE UGM) Yogyakarta dalam rangka pemeriksaan lapangan terkait penyediaan tanaman biomassa sebagai salah satu solusi energi terbarukan di wilayah Mantingan, Rabu (10/03).

Dipimpin oleh Ahli Kehutanan PSE UGM, Tomi Listyanto yang didampingi Ahli Ekonomi Saiga Ilham Akbar serta  4 Asisten Ahli yaitu, Aditya Pranata, Bhaihati Elok Satiti, Ryan Wiratama B dan Pamungkas Yulianto, tim melakukan studi di wilayah KPH Mantingan selama 3 hari mulai dari tanggal 10 hingga 12 Maret 2021.

Administratur KPH Mantingan Widodo Budi Santoso melalui Wakilnya, Dwi Anggoro Kasih menyampaikan,”Kami sebagai penyedia bahan baku untuk tanaman biomassa ditanam diseluruh Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH). Mulai dari BKPH Demaan, Kebon, Medang, Sudo, Ngiri dan Kalinanas. Untuk kejelasan di lapangan tim PSE UGM didampingi dan dipandu oleh Kepala Sub Seksi (KSS) Perencanaan Tanaman, Arif Yudiarko.”

Salah satu anggota tim PSE UGM, Tomy Listiyanto menjelaskan tujuan kedatangan tim ke wilayah KPH Mantingan.

“Kami telah ditunjuk sebagai Konsultan Independen oleh 3 lembaga yakni Perhutani, PT PN dan PT PLN. Kami akan menyusun kajian bersama terkait penyediaan Biomassa yang mencakup dari ketersediaan bahan baku, analisis rantai pasokan yang efisien dan sustain, termasuk bentuk kerjasama penyedia Biomassa, analisis finansial dan ekonomi dan harga biomassa. Tim juga akan menganalisis resiko dan mitigasi rencana serta implementasi kerjasama terkait pengadaan pasokan bahan bakar biomassa untuk PLTU Batubara,” terangnya.

Tanaman Biomassa di KPH Mantingan ditanam tahun 2019 dengan luas mencapai 1.814,29 hektar, tahun 2020 dengan luas 375,86 hektar dan tahun 2021 rencana keluasannya 311,98 hektar.

Ketika berada di petak 116  f-1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sendangharjo, BKPH Medang, tim memotong 3 pohon untuk sampel ukuran besar : lingkar pohon 17 cm berat mencapai 7,5 kg. Sedangkan untuk ukuran pohon sedang : lingkar 14 cm berat mencapai 5 kg dan untuk ukuran kecil : lingkar pohon 7 cm  berat 1,5 kg. Tim kemudian mengambil sampel lain dari RPH Mantingan BKPH Kebon, RPH Tlogo BKPH Ngiri. Tim dari PSE UGM sangat terkesan dengan pertumbuhan tanaman biomassa di KPH Mantingan.

“Rata-rata yang kita ambil sampel pertumbuhannya hampir berimbang dan rata. Kami tetap menghitung sekecil apapun agar nantinya tidak ada yang dirugikan dalam Nota Kesepahaman,“ pungkas Tomy Listiyanto. (Kom-PHT/Mnt/Sgt)

Editor : Ywn
Copyright©2021