TASIKMALAYA, PERHUTANI (13/03/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya bersama Forkopimcam Kecamatan Sukaraja, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan stakeholder lainnya melaksanakan penanaman bersama di petak 3g Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sukaraja, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Singaparna, KPH Tasikmalaya yang masuk wilayah administratif Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (12/03).

Kerjasama ini merupakan sinergi antara perhutani dengan stakehoder yang ada di Tasikmalaya guna terciptanya kelestarian hutan. Ini merupakan bukti kepedulian dan dukungan masyarakat kepada lingkungan. Lokasi yang ditanam adalah seluas 8 Ha dengan 5 ribu bibit jenis Mahoni. Wilayah RPH Sukaraja memang telah dicanangkan sebagai lahan hijau Perhutani menuju hutan lestari di wilayah Tasikmalaya.

Administratur KPH Tasikmalaya Benny Suko Triatmojo mengucapkan terima kasih atas partisipasi, kepedulian, dan dukungan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penanaman.

“Menjaga kelesatarian alam merupakan tanggung jawab kita semua, untuk itu Perhutani mengadakan penanaman seperti ini secara rutin sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat sekitar hutan dan untuk mengembalikan fungsi hutan. Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini dan semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.

Komandan Rayon Militer Sukaraja Kapten Inf. Maman menjelaskan pentingnya hutan bagi kehidupan. Ia sangat mendukung kegiatan penanaman ini terus dilanjutkan untuk mewujudkan masyarakat yang peduli lingkungan.

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pujangga Mamat mengatakan bahwa penanaman ini bertujuan untuk menghijaukan kembali hutan demi kesejahtaraan masyarakat sekitar hutan terutama dari pemanfaatan tanaman multiguna dan sumber mata air. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk ikut menjaga kelestarian hutan khususnya di Desa Janggala. (Kom-PHT/Tsk/AH)

Editor : Ywn

Copyright©2019