"Loading..."

Perhutani dan Stakeholder Gelar Apel Siaga Karhutla di Desa Kemlagi Mojokerto

MOJOKERTO, PERHUTANI (27/9/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto bersinergi dengan stakeholder menggelar apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) di lapangan Desa Kemlagi Kabupaten Mojokerto, pada Jumat (25/9).

Administratur KPH Mojokerto Suratno merasa bersyukur dan puas dengan terlaksananya kegiatan Apel Siaga Pengendalian Karhutla berjalan dengan lancar dengan dihadiri instansi terkait di wilayah Kabupaten Mojokerto. “Melalui Apel Siaga ini saya berharap sinergi dengan stakeholder bisa berlanjut dan berkesinambungan sehingga masalah Karhutla bisa diselesaikan berbagai pihak,” katanya.

Apel Siaga dengan tema ‘Dengan Sinergitas Bersama Kita Kendalikan Karhutla’ ini di hadiri oleh Asisten 1 Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Danrem 082/CPYJ, Kapolresta Mojokerto, Kepala BNPB, jajaran Forkompimda, jajaran KPH Mojokerto, LMDH dan relawan.

Danrem 0812/CPYJ, M. Dariyanto selaku komandan upacara menyampaikan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini kita dihadapkan dengan musim kemarau yang rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan. “Kita memiliki pekerjaan besar yakni mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Mojokerto,” katanya.

“Melalui Apel Siaga Pengendalian Karhutla hendaknya kita meningkatkan profesionalisme Satgas dalam mengatasi bencana khususnya kebakaran hutan dan lahan. Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan bukanlah semata-mata menjadi masalah Pemerintah akan tetapi merupakan masalah bersama. Oleh karena itu harus ditangani oleh segenap komponen dan elemen bangsa,” papar Dariyanto.

Menurutnya beberapa hal yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan diantaranya adalah membuka ladang atau lahan pertanian dengan cara membakar hutan dan membuang puntung rokok sembarangan di dalam hutan.

“Saya menghimbau kepada Satgas Penanggulangan Karhutla apabila dipastikan ada titik api segera berkoordinasi untuk eksekusi melakukan pemadaman. “Hal ini tentu akan berhasil apabila ada sinergitas dari instansi-instansi terkait seperti Pemda, TNI/Polri, BPBD dan unsur-unsur lainnya,” tegasnya.

Usai apel dilakukan penyerahan secara simbolis alat pemadam kebakaran oleh Pimpinan Apel dan pemeriksaan pasukan oleh Danrem 0812/CPYJ dan simulasi kebakaran hutan dan lahan. (Kom-PHT/Mjk/Umi)

Editor : Ywn

Copyright©2020