"Loading..."

Perhutani Dirikan Pembangkit Tenaga Mikrohidro

Perum Perhutani membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) di Bogor dan Cianjur. PLTM ini dianggap mampu.memenuhi ketersediaan jaringan energi listrik di daerah-daerah terpencil dan pedesaan.
Direktur Utama Perhutani Haryono Kusumo menyatakan, Perhutani bekerja sama dengan PT Sangsaka Hidro Selatan untuk memfasilitasi perencanaan dan pembangunan PLTM di Curug Panjang KPH Bogor dan Curug Citambur KPH Cianjur.
Ketua Dewan Pengawas Perhutani Dr Muslimin Nasution menyatakan, pembangunan PLTM bertujuan mengoptimalisasi sumber daya air. “Sekaligus mewujudkan kebutuhan energi pedesaan yang ramah lingkungan,” tuturnya, akhir pekan lalu.
Penggunaan mata air sebagai sumber energi listrik merupakan kategori bisnis energi hijau bagi Perhutani. Pembangunan PLTM tersebut, lanjut Haryono, juga merupakan komitmen Perhutani untuk melestarikan sumber daya hutan dan lingkungan di Jawa.
Pembangkit listrik ini dapat mendorong masyarakat menjaga kelestarian hutan sehingga ketersediaan air terjamin sekaligus tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.
Energi yang dihasilkan PLTM relatif kecil dibandingkan PLTA skala besar, yaitu di bawah 200 KW. Sehingga, peralatan yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTM sederhana dan areal yang diperlukan untuk instalasi dan pengoperasian cukup kecil. PLTM memanfaatkan sumber-sumber air di dalam hutan Perhutani seluas 2,4 juta hektare. Seluruh mata air tersebut dikelola denganmetode konservasi dan rehabilitasi.
“Pada dasarnya, mikrohi-dro memanfaatkan energi potensial jatuhan air (head),” tuturnya.
Semakin tinggi jatuhan air maka semakin besar energi potensial dapat diubah menjadi energi listrik. Dari 772 sumber mata air dengan debit tinggi dan 127 air terjun multifungsi yang ada, lebih kurang 350 mata air memiliki head atau energi jatuhan air yang tinggi. Energi mikrohidro juga bisa diperoleh dengan.membendung aliran air sehingga permukaan air menjadi tinggi.
Nama Media : REPUBLIKA
Tanggal : Senin, 14 Februari 2011/h. 14
Penulis : Firkah Fansuri

Share: