"Loading..."

Perhutani Dukung Disparbud Kabupaten Kuningan Sosialisasi Kerjasama Pengembangan Pengelolaan Wisata

KUNINGAN, PERHUTANI (18/01/2021) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kuningan mengadakan sosialisasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kuningan tentang kerjasama pengembangan Pengelolaan wisata Bukit Moncongos, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pakembangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Garawangi, wilayah administratif Desa Sukaimut, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, bertempat  di Aula Kantor Kepala Desa Sukaimut, Minggu (17/1).

Kegiatan tersebut sesuai dengan Memorandum of Understanding (MoU) pada 16 Juli 2020 dengan Nomor 02/NKB/Wisata/Kng/Brjb/2020,

Acara Sosialisasi tersebut di hadiri Junior Manager Bisnis (JMB) Perhutani KPH Kuningan, Rahmat Hidayat, Kepala Disparbud Kabupaten Kuningan, Toto Toharudin, Camat Garawangi, Enang Sudianto, Kepala Desa Sukaimut, Uka, dan perwakilan masyarakat desa sekitar Hutan sebanyak 30 Orang, dengan tetap menggunakan protokol kesehatan Covid 19.

Administratur KPH Kuningan, Mamun Mulyadi ditempat terpisah menyampaikan bahwa banyak potensi wisata yang ada di kawasan hutan khususnya di Kabupaten Kuningan yang dapat dikembangkan oleh masyarakat desa sekitar hutan, maka dengan sosialisasi kerjasama pengembangan wisata dapat secara langsung menyentuh dan melibatkan masyarakat setempat sebagai sumber penggerak dinamika masyarakat dan menjadi salah satu Prime Mover.

“Semoga dengan diadakannya pertemuan itu dapat menjadi motivasi bagi para penggiat atau pengelola wisata, serta di jadikan bahan oleh pihak – pihak terkait untuk meninjau guna memfasilitasi tempat wisata, sehingga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat pada segi peningkatan perekonomiannya.” ungkapnya.

Sementara di lokasi kegiatan, Kepala Desa Sukaimut, Uka mengucapkan terima kasih dan berikan apresiasi kepada pihak Perhutani karena selalu memperhatikan kepentingan masyarakat khususnya Desa sekitar hutan, sehingga perekonomiannya semakin meningkat dengan adanya potensi wisata yang ada di kawasan hutan. (Kom-PHT/Kng/Ddi ).

 

Editor : Ywn

Copyright©2021