"Loading..."

Perhutani Dukung Kelancaran Proyek Waduk Randugunting Blora

INEWS.ID (19/02/2021) | Administratur KPH Mantingan, Widodo Budi Santoso menyatakan kesiapannya mendukung program pembuatan Waduk Randugunting. Kerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana telah dijalin terkait penggunaan jalan alur D seluas 2,78 hektare.

“Demi kelancaran pembangunan, Perhutani bersama BBWS Pemali Juana menjalin kerjasama penggunaan alur D untuk kelancaran bongkar muat kendaraan proyek Bendungan Randugunting,” kata Widodo Budi Santoso, Jumat (19/2/2021).

Jalan alur D dengan luas 2,78 hektare, lanjutnya, berada di antara Desa Kalinanas dan Desa Gaplokan, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. Sementara, pembangunan waduk sudah dilakukan 17 Februari 2021.

Dalam pembangunan kehutanan, Perhutani menjalin kerjasama dan sinergitas bersama stakeholder lainnya. Termasuk di antaranya ketersediaan lahan dan pembangunan irigasi melalui pembangunan Bendungan Randugunting.  Sedangkan lahan yang terkena pembangunan bendungan, luasnya mencapai 204,983 hektare.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) I Gusti Carya AB mengatakan, pihaknya mengapresiasi Perhutani Mantingan yang memberikan akses jalan alur D untuk kelancaran proyek bendungan.

“Akses yang disediakan perhutani, menambah kelancaran jalur angkutan dan armada kami dalam menyukseskan pembangunan bendungan yang kini berlangsung,” kata Gusti Carya.

Pembangunan alur D juga akan meningkatkan angkutan hasil bumi dari pedesaan ke perkotaan. Sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi desa-desa di sekitarnya.

“Jalur berlubang dan tidak layak, nantinya akan diperbaiki untuk jalur angkutan. Sehingga tidak membahayakan truk angkutan yang akan melewati alur D,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat sekitar bendungan, diharapkan menjadikan lokasi embung lebih menarik dan tertata. Dengan demikian bisa menjadi lokasi wisata bagi masyarakat.

“Harus diimbangi kesadaran masyarakat sekitar bendungan menjaga keamanan dan kelestarian hutan sekitarnya. Harapannya bendungan dapat berfungsi untuk pengentasan kemiskinan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.

Sumber : inews.id

Tanggal : 19 Februari 2021