"Loading..."

Perhutani Dukung Sosialisasi Uji Produksi Sumur PGE Area Karaha Bodas Di Garut

GARUT, PERHUTANI (10/02/2021) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut mengikuti acara sosialisasi uji produksi sumur Pertamina Geothermal Energi (PGE) yang digagas PT Pertamina di Balai Desa Cinta, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Garut, Selasa (09/02).

Sosialisasi ini dihadiri Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB), Syahjidin Noor mewakili Administratur KPH Garut, Camat Karang Tengah, Yanti Sugiharti bersama Forkopimcam TNI – Polri, serta Kepala Desa Cinta, Gaos Hamdani, sedangkan perwakilan PT PGE dihadiri Humas Husna dan jajaran, turut pula hadir sejumlah warga masyarakat dan tokoh masyarakat Desa Cinta.

Administratur KPH Garut melalui Syahjidin Noor menyampaikan PT PGE telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Kehutanan Republik Indonesia sesuai dengan Nomor : SK. 436/Menhut-11/2012, tentang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk pengembangan panas bumi Karaha Bodas dan sarana penunjangnya seluas 37,98 hektar pada Kawasan Hutan Lindung di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, melalui prosedur pinjam pakai kawasan hutan dengan kompensasi lahan dengan ratio 1 : 2.

“PT PGE ini telah melaksanakan kewajibannya seperti menata batas pinjam pakai kawasan hutan, inventarisasi tegakan, membayar penggantian nilai tegakan kepada Perum Perhutani dan Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) kepada Pemerintah serta membayar biaya investasi pengelolaan hutan kepada pengelola hutan,” tuturnya.

Sementara itu, Humas PGE, Husna menyampaikan bahwa kegiatan Geothermal ini mendapat perhatian serius pemerintah karena untuk meningkatkan kapasitas energi listrik, pendapatan negara dan keamanan masyarakat.

“Perlu dukungan dari masyarakat dan aparat saat pembukaan sumur di jarak 300 meter dari kepala sumur, zona aman (Clear Area) radius 300 meter, ketika proses buka sumur pertama selama 2 jam, monitoring rutin untuk¬† konsentrasi gas dan kebisingan di titik-titik pantau, serta adanya peralatan evakuasi pada keadaan darurat seperti SCBA dan Ambulance,” tuturnya.

Camat Karang Tengah, Yanti Sugiharti meminta apabila ada kegiatan dari PT PGE agar ada pemberitahuan ke warga setempat bahwa akan dilaksanakan pembukaan sumur baru termasuk perhatian atas pembukaan tersebut terhadap masyarakat, hewan dan tanaman masyarakat. (Kom-PHT/Grt/Imn).

Editor : Ywn
Copyright©2021