Perum Perhutani berkomitmen mengembangkan pemanfaatan sumber sumber air di dalam hutan kelolaannya seluas 2,4 juta hektare (ha) sebagai penggerak perekonomian di pedesaan hutan. Hal itu antara lain diwujudkan melalui pengembangan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM).
PLTM dipilih karena masuk dalam kategori energi terbarukan dan bersih. Selain itu, potensi pengembangannya pun besar. Pasalnya, dari 772 sumber mata air dengan debittinggidan 127 airterjun multifungsi yang ada, lebih kurang 350 mata air dinilai memiliki head atau energi jatuhan air tinggi yang bisa dikembangkan.
Pengembangan PLTM tersebut dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama usaha pembangunan PLTM akhir pekan lalu oleh Plt. Direktur Utama Perhutani Haryono Kusumo dan Direktur PT Sangsaka Hidro Selatan Rizka Arma dhana. “Usaha pembangunan PLTM itu untuk optimalisasi sumber daya air sekaligus mewujudkan kebutuhan energi pedesaan yang ramah lingkungan, ” ungkap Haryono dalam keterangan tertulis yang diterima SINDO kemarin.
Nama Media : SINDO / SEPUTAR INDONESIA
Tanggal : Rabu, 16 Februari 2011/h. 19