"Loading..."

Perhutani Lakukan Monev KUPS LMDH dan KTH di Padangan

PADANGAN, PERHUTANI (22/11/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Padangan dampingi tim monitoring dan evaluasi (Monev) Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dari Kantor Pusat Perhutani melakukan monev Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Indah Bersemi dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Bendorejo di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngraho, Sabtu (21/11).

Administratur KPH Padangan Loesy Triana menyampaikan bahwa melalui monev ini diharapkan dapat mengetahui sejauh mana produktifitas usaha yang akan dan telah dilakukan oleh LMDH maupun KTH serta kendala yang dihadapi di tingkat tapak, sehingga dapat memberikan solusi sekaligus pemecahan terhadap permasalahan kepada lembaga.

“Perhutani sangat mendukung adanya pembentukan KUPS ini di wilayah kerjanya, karena merupakan bagian dari program Perhutanan Sosial dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat desa sekitar hutan,” imbuh Loesy.

Daniel Budi Cahyono tim monev KUPS dari Kantor Pusat dalam kesempatannya menyampaikan, bahwa monitoring KUPS bertujuan untuk mengetahui sudah sejauh mana perkembangan dari usaha produktifitas LMDH maupun KTH setelah menerima SK Perhutanan Sosial dari Pemerintah. Ia menekankan agar usaha produktif yang tergabung dalam KUPS ini dapat berjalan sesuai dengan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja Usaha (RKU) sepuluh tahun (tahun 2020-2029) yang telah disusun.

Sementara itu, Sudarno selaku Ketua KUPS LMDH Indah Bersemi memberikan penjelasan bahwa LMDH telah memperoleh bantuan dana dari Bang Pesona (Bantuan Pengembangan Perhutanan Sosial Nusantara). Dana tersebut sebagian telah dibelikan bibit untuk tanamn kehutanan diantaranya bibit jati dan mahoni serta bibit jeruk purut, mengkudu, dan pisang cafendis. Menurutnya bibit-bibit tersebut akan ditanam di lokasi kawasan hutan wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kalipang, BKPH Tegaron.

Lebih lanjut Sudarsono mengatakan, bahwa sebagian bantuan juga telah dibelikan 12 ekor ternak kambing jenis etawa untuk dikembangbiakkan. “Kami berharap dengan adanya monev KUPS ini, selanjutnya akan ada program peningkatan pada usaha produktif yang telah kami lakukan,” pungkasnya. (Kom-PHT/Pdg/Mmt)

Editor : Ywn

Copyright©2020