"Loading..."

Perhutani Sumbang Puluhan Bibit dalam Kegiatan Kemah Bakti Wartawan di Mantingan

MANTINGAN, PERHUTANI (19/10/2020) | Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan memberikan bantuan bibit pada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam kegiatan Kemah Bakti Wartawan di Dukuh Ngeso, Desa Bitingan, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Sabtu (17/10).

Administratur KPH Mantingan, Widodo Budi Santoso ketika dikonfirmasi dalam kunjungannya ke Persemaian di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Demaan, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Blebak, mengatakan bantuan bibit yang diberikan KPH Mantingan untuk kegiatan Kemah Bakti PWI merupakan bentuk dukungan Perhutani kepada para mitra yang selama ini bersinergi.

“Kebetulan KPH Mantingan dengan PWI Kabupaten Rembang sangat dekat dalam bermitra. Kadang teman-teman Insan Pers kita bawa ke lapangan untuk melihat dari dekat kegiatan Perhutani mulai dari persemaian hingga penebangan agar berita-berita yang dirilis kepada masyarakat nantinya obyektif,“ ujarnya.

Sebanyak 50 plances bibit buah-buahan dan tanaman Jati Plus Perhutani (JPP) diberikan Perhutani dalam mendukung kegiatan penanaman oleh PWI yaitu bibit pohon Sirsat 20 plances, bibit pohon Durian 10 plances,  bibit pohon Jambu Monyet 5 plances, bibit pohon Jambu Mede 5 plances dan Jati Plus Perhutani sebanyak 10 plances.

Sementara itu Wakil ketua PWI Kabupaten Rembang, Sarman sangat mengapresiasi Perhutani Mantingan yang selama bermitra tidak pernah ada masalah. Bahkan PWI selalu didukung saat mengadakan kegiatan apapun, seperti untuk kemah bakti ini.

“Sebetulnya kami hanya meminta bibit ke perhutani sebanyak 30 plances saja, namun malah diberi 50 plances. Bibit-bibit itu akan kami tanam di Gunung Wahyu. Memang sengaja tidak mendatangkan bibit terlalu banyak karena kami ingin bibit yang dibawa bisa tertanam semuanya dan dirawat oleh masyarakat. Kami prihatin melihat acara seremonial pada saat penanaman dengan banyak bibit yang didatangkan tidak tertanam semuanya. Karena PWI mengerti bahwa biaya menyemai bibit biayanya sangat tinggi sehingga harus ada upaya lebih lanjut untuk kelangsungan hidup tanaman tersebut.” pungkasnya. (Kom-PHT/Mtg/Sgt)

Editor : Ywn

Copyright©2020