"Loading..."

Perhutani Tambah Rp15 Miliar Kembangkan Bisnis Wisata

Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten berencana menambah anggaran investasi Rp15 miliar. Penambahan dana tersebut untuk pengembangan bisnis wisata alam di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

“Hampir 70 persennya, anggaran itu dialokasikan untuk perbaikan obyek wisata di kluster Bandung, seperti Kawah Putih, Patuha Resort, Ranca Upas dan lainnya. Sementara sisanya, untuk pengembangan objek wisata daerah lainnya di Jawa Barat,” kata General Manager Jasa Lingkungan dan Produk Lain Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten, Lies Bahunta, kemarin, di Bandung.

la menjelaskan, Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten telah mengajukan anggaran pengembangan obyek wisata Rp40 miliar lebih untuk anggaran 2012. Tapi yang disetujui Rp15 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pengembangan sejumlah objek wisata di Jawa Barat.

Perum Perhutani Unit III Jawa Barat, lanjutnya memprioritaskan investasi di kluster Bandung sejalan dengan pertumbuhan minat wisatawan di kawasan obyek tersebut. Dengan alokasi anggaran yang terbatas, BUMN Kementerian Kehutan an ini terpaksa membuat anggaran perbaikan skala prioritas, agar hasil yang didapat lebih maksimal.

Menurut Lies, pemegang hak pengusahaan hutan di Jawa Barat dan Banten itu membutuhkan anggaran tambahan dari kalangan swasta dan pemerintah daerah. Pasalnya, anggaran untuk perbaikan obyek wisata yang dimilikinya terbatas.

Menurut Kepala Unit Perum Perhutani III Jawa Barat dan Banten, Bambang Setiabudi, kerjasama antara pemerintah daerah dan Perhutani saat ini sangat diperlukan, terutama daerah yang mengharapkan peningkatan PAD dari sektor pariwi sata. Apalagi, pemerintah akan melarang pemerintah daerah memungut PAD dari retribusi tiket wisata.(ck 221/4)

PELITA :: 19 Januari 2012, Hal 8