"Loading..."

Perhutani Terima Kunjungan Komisi IV DPR RI di Wisata Gunung Pinang Banten

BANTEN, PERHUTANI (11/8/2020) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banten menerima kunjungan reses Komisi IV DPR RI, tujuannya meninjau lokasi Wisata Gunung Pinang yang dikelola oleh Perhutani KPH Banten yang berlokasi di petak 17 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cilegon Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Serang KPH Banten, Selasa (11/8).

Hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Bidang Kelola Bisnis Purwanto, Wakil Administratur Banten Barat Agus Soleh beserta jajarannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan Provinsi Banten HM. Husni Hasan, dan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wira Karya Naim.

Dalam kesempatannya Purwanto yang juga sebagai Plt. Administratur KPH Banten menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan dari Komisi IV DPR RI di lokasi Wisata Alam Gunung Pinang. Ia menjelaskan bahwa Wisata Alam Gunung Pinang merupakan salah satu objek wisata favorit di Provinsi Banten, namun akses jalan menuju lokasi wisata yang masih perlu perbaikan sehingga dengan adanya kunjungan dari Komisi IV DPR RI dapat menjembatani dengan Pemerintahan Provinsi Banten untuk  perbaikan sarana jalan tersebut.

Purwanto menerangkan sebagai upaya mendukung pemerintah untuk kembali menghidupkan ekonomi dari sektor pariwisata, pihaknya membuka kembali objek wisata tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang baik dan teruji. Seperti diantaranya menyediakan sarana mencuci tangan di beberapa titik, pengecekan suhu badan, penerapan wajib masker, himbauan jaga jarak, pembatasan kuota pengunjung dan lainnya.

Menurut penjelasan Wakil Ketua DPR RI Komisi IV Hasan Aminudin mengatakan jika pihaknya sangat puas dengan adanya sarana lokasi objek wisata Gunung Pinang tersebut.

“Wisata alam memang lebih aman karena udara yang terbuka dan sinar matahari langsung. Dalam menjalankan wisata ini agar tetap memberlakukan protokol kesehatan, sedangkan untuk perbaikan jalan akan segera dibahas dalam rapat komisi,” tuturnya. (Kom-PHT/Btn/AJB)

Editor : Ywn

Copyright©2020