"Loading..."

Perhutani, Yayasan Si Hijau dan PT AIO Tanam 6.000 Bibit MPTS di Pasuruan

PASURUAN, PERHUTANI (19/11/2020) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan bersama Yayasan Sanggar Indonesia Hijau (Si Hijau)  dan PT Amerta Indah Otsuka (AIO) melakukan penanaman bibit Multy Purpose Tree Species (MPTS) sebanyak 6.000 plances di kawasan hutan lindung petak 39e Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cowek, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawang Timur yang secara administrasi masuk Desa Cowek Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/11).

Administratur KPH Pasuruan Ida Jatiyana menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT Amerta Indah Otsuka bersama Yayasan Si Hijau selaku penggiat lingkungan yang terus berkomitmen untuk membangun dan menciptakan lingkungan lebih baik.

“Penanaman pohon ini jangan sampai berhenti, karena menanam pohon dapat menghidupkan sumber mata air dan bisa menghasilkan oksigen untuk mahluk hidup. Apalagi jika yang ditanam merupakan tanaman MPTS akan bermanfaat bagi masyarakat setempat,” ujar Ida.

Usai menyampaikan pesan Ida Jatiyana memberikan piagam penghargaan kepada PT Amerta Indah Otsuka yang hampir setiap tahun telah berpartisipasi dan peduli melakukan penanaman di kawasan hutan Perum Perhutani KPH Pasuruan.

Direktur PT Amerta Indah Otsuka Tri Junanto Wicaksono menyampaikan, bahwa selain melakukan penanaman pohon, ia juga menyerahkan 20.000 ribu benih ikan nila merah kepada Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Hutan Permata Desa Cowek Kecamatan Purwodadi untuk dibesarkan di kolam Desa tersebut dengan harapan dapat menambah penghasilan masyarakat setempat.

“Penanaman ini dimaksudkan agar dapat menciptakan lingkungan lebih baik. Ditengah pandemi Covid -19 bukan menjadikan suatu halangan untuk peduli terhadap lingkungan,” pungkas Tri Junanto.

Di tempat yang sama Direktur Yayasan Si Hijau Sugiarto penggiat lingkungan yang juga anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dalam kesempatan itu juga menyampaikan, bahwa dengan dilaksanakan penanaman pohon ini merupakan suport yang baik untuk masyarakat. “Hutan harus kita lestarikan dan kita jaga keseimbangannya dengan alam, agar dapat dinikmati anak cucu kita,” tegasnya. (Kom-PHT/Psu/Dd)

Editor : Ywn

Copyright©2020