"Loading..."

PT Inhutani III Uji Coba Tanaman Pisang di Lahan Bekas Pabrik Kayu, Sampit

SAMPIT, INHUTANI III (15/02/2021) | Memanfaatkan lahan kosong bekas pabrik kayu di Sampit, PT Inhutani III Unit Kalimantan Tengah melakukan uji coba penanaman pisang. Uji coba penanaman pisang telah mulai dilaksanakan pada pertengahan tahun 2020 dengan luas 1.600 m2 saat wabah pandemi Covid-19 mulai berkembang di Sampit. Saat itu pelaksanaan penanaman dilakukan oleh karyawan dengan biaya swakelola. Diharapkan kegiatan tersebut bisa memunculkan penghasilan tambahan dalam kondisi pandemi.

Pisang yang ditanam adalah varietas pisang kepok yang bibitnya khusus didatangkan dari Pulau Jawa. Pisang tersebut bertandan buah panjang dan mempunyai nilai ekonomis tinggi di kota Sampit. Saat ini pisang yang ditanam sudah berumur 8 bulan  dan menarik  banyak warga sekitar untuk datang meski hanya sekedar untuk berjalan-jalan di area kebun pisang selayaknya berkunjung ke area Agrowisata.

General Manager PT Inhutani III Kalimantan Tengah, Soleh Nurochman mengatakan  bahwa tanah bekas industri pengolahan kayu di Kota Sampit seluas ±4 hektar tersebut adalah lahan gambut dan rawa yang apabila dibiarkan akan menjadi semak dan ditumbuhi oleh tanaman liar sehingga mengganggu pemandangan Kota Sampit. Alasan tersebut menjadikan PT Inhutani III melakukan uji coba penanaman pisang selain sebagai upaya menambah pendapatan perusahaan dari bidang lain.

“Program ini merupakan uji coba pemanfaatan aset berupa lahan milik perusahaan yang sebelumnya tidak digunakan. Diharapkan dari percobaan menaman pisang di tanah gambut atau rawa ini dapat dihasilkan bibit pisang yang bisa dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar Kota Sampit yang sebagian besar lahannya berjenis gambut dan rawa,” ujarnya.

Lebih lanjut Soleh menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan kosong tidak ditanami dengan tanaman keras atau tanaman tahunan, namun dikembangkan dengan tanaman semusim saja karena memang bersifat sementara sebelum adanya penggunaan lahan atau optimalisasi aset secara permanen oleh perusahaan.

“Mengingat areal yang kosong masih cukup luas, maka telah direncanakan juga penanaman dengan tanaman semusin seperti sayur-sayuran termasuk cabai, terong, dan tomat. Kami di sini bersyukur karena Direktur Utama PT Inhutani III, B.M. Setio Baskoro juga sangat mendukung kegiatan ini dan mengatakan agar lahan perusahaan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi karyawan.” tutupnya. (Kom-INH3/YY)

Editor : Ywn
Copyright©2021
Share: