"Loading..."

Pusdikbang SDM Sharing Knowledge ‘Jangan Puas Jadi Generasi Copas’

MADIUN, PERHUTANI (07/11/2019) | Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusdikbang SDM) Perum Perhutani Madiun melaksanakan Sharing Knowledge dengan tema ‘Jangan Puas jadi generasi Copas, mari menulis, menulis itu (tidak) sulit’, dengan mendatangkan narasumber Suwantik Yoso Sumarto yang merupakan Direktur dari PT Wisanka Solo, kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Pusdikbang SDM Perhutani pada Kamis (07/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang merupakan karyawan-karyawati dari Pusdikbang SDM Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan, KPH Lawu, KPH Madiun, KPH Ngawi, Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Madiun, dan Perencanaan Hutan Wilayah (PHW) II Madiun.

Dalam pelaksanaannya kegiatan tersebut diawali dengan sambutan dari Taufik Setyadi yang merupakan Tenaga Profesional dari Pusdikbang SDM Perhutani. Dia menuturkan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan Sharing Knowledge tersebut adalah untuk berbagi ilmu dan memotivasi seluruh peserta, bahwa semua orang bisa menjadi penulis.

“Banyak sekali manfaat dari menulis, salah satunya yaitu bermanfaat untuk memperkuat ingatan. Sharing Knowledge ini dilaksanakan agar bisa memotivasi diri kita untuk menulis hal-hal yang baik,” ujar Taufik.

Menurutnya masih banyak juga orang yang belum mengetahui mengenai apa saja yang sudah dilakukan oleh Perum Perhutani. “Jadi kali ini, mungkin sudah saatnya bagi kita semua untuk membuktikan hal tersebut melalui karya tulis dalam suatu media,” tutupnya pada sambutan tersebut.

Suwantik Yoso Sumarto selaku narasumber juga menyampaikan jika ada 6 (enam) faktor mendasar “mengapa kita harus mulai menulis”. Faktor tersebut ialah untuk meningkatkan kreatifitas, menjaga komitmen, meningkatkan percaya diri, sebagai penghilang stress, penghasil income, dan  jaringan amal.

“Terkadang kita semua masih bingung, mengenai apa saja yang harus kita tulis dan dari mana saja asal materi untuk membuat sebuah tulisan. Padahal sebenarnya hal tersebut dapat dimulai dari hal-hal kecil. Misalnya seperti menulis status whatsapp atau sosial media, selanjutnya kita mampu mengembangkan hal tersebut dengan mulai menulis artikel, cerita dan sebagainya,” terangnya.

Suwantik juga menambahkan untuk asal materi tulisan sendiri juga dapat ditemukan dari berbagai sumber. Salah satunya yaitu dengan membiasakan diri untuk banyak membaca dan mendengarkan apa saja yang ada di sekitar kita.

“Ada beberapa tips agar tulisan kita dapat terlihat lebih menarik untuk dibaca. Tips nya adalah dengan menentukan tema yang sedang trending, memberikan judul yang mampu menarik rasa ingin tahu para pembaca, menggunakan kalimat yang efektif dengan menghindari susunan kata yang terlalu panjang atau bertele-tele.” imbuhnya.  (Kom-PHT/Dik/Rb)

Editor : Ywn

Copyright©2019