"Loading..."

‘Si Bolang’ Shooting di Hutan Perhutani Saradan

SARADAN, PERHUTANI (18/01/2021) | Rumah Produksi pembuatan video sinema yang berjudul Bocah Petualang yang dikenal dengan sebutan ‘Si Bolang’ dari Stasiun Televisi Trans 7 melakukan kegiatan shooting (pengambilan gambar) di petak 100a wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sebayi Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatiketok Utara, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan (17/1).

Tema dari cerita Si Bolang kali ini adalah tentang potensi alam berupa sumber daya hutan yang dikelola oleh Perum Perhutani yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang tinggal di daerah sekitar hutan.

Seperti disampaikan Reporter sekaligus sutradara Si Bolang dari Trans 7 Andika mengatakan, ”Dalam pembuatan video ini kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat melalui cerita anak yang berjudul si Bolang. Bahwa ternyata sumber daya hutan yang dikelola Perhutani ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar hutan. Si Bolang dapat memanfaatkan limbah kayu dari tebangan untuk membuat kerajinan topeng kesenian Dongkrek, biji Kedawung dari hutan boleh diambil untuk makanan keripik, daun dari pohon Jati bisa dimanfaatkan untuk membungkus nasi pecel dan lain sebagainya. Lebih dari itu ternyata masyarakat punya hubungan yang harmonis dan dapat menjadi mitra dalam pengelolaan sumber daya hutan bersama Perhutani di KPH Saradan,” kata Andika menjelaskan.

Di tempat terpisah Administratur KPH Saradan Bambang Cahyo Purnomo menuturkan, ”Kami ucapkan terima kepada Crew Trans 7 yang telah berkenan memilih hutan Perhutani KPH Saradan untuk lokasi shooting Si Bolang. Perhutani KPH Saradan mempunyai hubungan sosial yang baik dengan masyarakat sekitar hutan, masyarakat dapat mengambil limbah dari hutan baik kayu bakar, daun jati, dan lain sebagainya. Bahkan masyarakat sekitar hutan yang tergabung Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) juga dilibatkan langsung dalam pengelolaan sumber daya hutan baik itu di bidang persemaian, tanaman, pemeliharaan dan dibidang produksi/tebangan kayu,” kata Bambang menuturkan.

”Bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar hutan, Perhutani mempunyai Corporate Social Responsibility (CSR) yaitu berupa Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Dana Program Kemitraan (PK) berupa pinjaman lunak dengan bunga 3% per tahun untuk pengembangan modal usaha LMDH dan dana Bina Lingkungan (BL) yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan jalan lingkungan, jembatan, sarana ibadah dan lain sebagainya,” kata Bambang menambahkan. (Kom-PHT/Srd/Swn)

Editor : Ywn

Copyright©2021