"Loading..."

Tingkatan Ekonomi Masyarakat, Perhutani Gelar Pelatihan Ecoprint di Kebumen

KEDU SELATAN, PERHUTANI (15/03/2021) | Sebagai bentuk dukungan kepada peningkatan ekonomi masyarakat Kebumen, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan mengadakan pelatihan membatik teknik ecoprint. Bertempat di Kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebumen, Perhutani mengajak warga sekitar termasuk paguyuban ibu-ibu rimbawan karyawan Perhutani untuk ikut dalam pelatihan membatik ecoprint yang dipandu oleh Ken Asri, seorang pengrajin batik ecoprint di Kebumen, Minggu (14/03).

Batik ecoprint merupakan teknik membatik dengan membuat pola dan memberikan pewarnaan pada selembar kain. Uniknya, pola dan pewarnaan yang dihasilkan berasal dari bahan-bahan alami yang ramah lingkungan. Diambil dari daun, batang, akar dan bunga. Jenis tanaman yang sering digunakan untuk membuat pola ecoprint mudah ditemukan di sekitar kita, antara lain dari daun jati yang bisa ditemukan di sekitar hutan, daun jambu biji, daun jarak daun kersen dan daun belimbing.

Administratur KPH Kedu Selatan melalui Kepala BKPH Kebumen, Ari Kurniawan menuturkan, “Perhutani senantiasa selalu mendukung setiap kegiatan positif yang membuka peluang baru dan menambah kapasitas keterampilan ibu-ibu paguyuban seperti belajar batik ecoprint ini. Harapannya disamping memberikan pengetahuan dan keterampilan, para ibu-ibu ini juga bisa menghasilkan tambahan pendapatan sendiri dan mengurangi kejenuhan disela-sela kegiatan mengurus rumah tangga”.

Pemateri pelatihan ecoprint, Ken Asri mengungkapkan bahwa batik ecoprint saat ini menjadi salah satu pola batik favorit bagi penggemar kain batik.

“Selain mudah untuk dilakukan, bahan yang digunakan juga mudah didapatkan di sekitar kita dan yang jelas limbah batik yang dihasilkan tidak merusak lingkungan. Ecoprint adalah peluang bagus untuk Ibu rumah tangga karena harganya juga cukup mahal di pasaran,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Ninik sangat antusias mengikuti pelatihan teknik ecoprint yang diselenggarakan Perhutani.

“Ini ilmu baru untuk saya. Sudah lama saya ingin belajar ecoprint, Alhamdulilah akhirnya kesampaian juga,” katanya. (Kom-PHT/Kds/Ken)

Editor : Ywn
Copyright©2021